Penyebab Asam Lambung Naik Yang Perlu Diketahui dan Dihindari

Penyebab Asam Lambung Asam lambung adalah salah satu gangguan pada lambung yang sering dialami orang. Ada yang bilang juga penyakit asam lambung sama dengan penyakit maag. Tetapi sebenarnya itu sangatlah berbeda. Ada perbedaan secara sifat dari penyakit asam lambung dan maag.

Membahas tentang asam lambung, ada beberapa penyebab mendasar dari asam lambung tersebut. Penyebab asam lambung ini ada yang berasal dari dalam organ lambung itu sendiri dan ada juga faktor eksternal yang memperngaruhi kinerja oragan dalam lambung.

Penyebab Asam Lambung Naik Yang Perlu Diketahui

Secara umum, penyebab asam lambung naik adalah karena produksi asam lambung yang berlebihan dalam proses pencernaan.

Alurnya seperti ini. Lambung adalah tempat pencernaan dimana bahan makan yang kita makan akan dipecah dan dicerna. Untuk melakukan itu, lambung memerlukan asam lambung untuk mempermudah proses tersebut.

Akan tetapi pada keadaan tertentu produksi asam lambung terlalu banyak. Ketika asam lambung yang dikeluarkan terlalu banyak, efek yang terjadi adalah refluks asam lambung.

Refluks asam lambung adalah aliran balik asam lambung menjuju kerongkongan. Efek ini masih dalam ketegori normal dalam proses pencernaan.

Akan tetapi, ketika proses aliran balik asam lambung tersebut sering terjadi makan akan ada rasa panas di sekitar ulu hati (dada) dan tenggorokan. Jika ini terjadi makan ada yang tidak beres dengan bagian lambung.

Baca Juga :   Mengobati Jerawat Dengan Alpukat dan Madu Secara Alami

Di dalam bagian lambung ada yang dinamakan otot cincin lambung (sfingter). Otot ini berfungsi sebagai pengunci katup lambung yang akan menahan asam lambung tetap berada di lambung. Jika otot ini sudah tidak normal, maka asam lambung dapat melewati katub dan naik sampai ke kerongkongan dan tenggorokan.

Kondisi inilah yang akan menyebabkan serangan penyakit asam lambung.

Bentuk lanjutan dari penyakit asam lambung ini adalah GERD (gastroesophageal reflux disease). Bentuk ini muncul ketika serangan asam lambung telah terjadi minimal 2 kali dan 1 minggu. Serangannya dapat dipicu dari makanan yang dikonsumsi. (source: dr. Tania Savitri).

Penyebab asam lambung yang lain antara lain:

  • Adanya tekanan pada perut saat kehamilan.
  • Faktor obesitas.
  • Sindrom hernia perut.
  • Konsumsi alkohol belebih.
  • Aktivitas merokok.
  • Faktor diabetes.
  • Faktor asma.
  • Riwayat penyakit jaringan ikat.

Selain beberapa penyebab umum di atas, ada juga asam lambung yang disebabkan oleh jenis makanan.

Makanan Penyebab Asam Lambung

Berikut ini beberapa jenis makanan penyebab asam lambung yang sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki riwayat penyakit asam lambung.

  1. Cokelat. Kandungan kafein dan stimulant yang ada di dalam cokelat dapat melemaskan otot sfingter. Jadi potensi naiknya asam lambung ke kerongkongan dan tenggorokan sangatlah besar.
  2. Soda. Soda adalah salah satu jenis minuman berkarbonansi. Minuman mengandung karbon tinggi dapat meningkatkan kambuhnya asam lambung.
  3. Makanan Goreng. Jenis makanan ini berkaitan dengan panas lambung yang dapat memicu meningkatnya gejala asam lambung.
  4. Alkohol. Jenis minuman ini akan merileksasi katup di bawah esophagus yang dapat menyebabkan refluks.
  5. Susu Berlemak Tinggi. Lemak yang terkandung di dalam susu tersebut akan memicu terjadinya refluks.
  6. Daging Tinggi Lemak. Lemak memerlukan waktu pencernaan yang relative lama. Dan ini membutuhkan asam lambung secara terus menerus. Akibatnya asam lambung tinggi akan terjadi dan refluks pun akan terjadi.
  7. Kafein. Salah satu kandungan yang ada di dalam kopi, cokelat, dan lain-lain ini dapat meningkatkan terjadinya refluks.
  8. Tomat. Asam sitrat dan asam malat yang terkandung di dalam tomat dapat meningkatkan asam lambung.
  9. Buah Citrus. Buah dari family jeruk ini memiliki tingkat asam yang tinggi dan dapat memicu terjadinya refluks.
  10. Bawang Bombay. Makanan ini dapat menurunkan pH lambung. Semakin rendah pH maka akan semakin tinggi asam.
Baca Juga :   Pemakaian Krim Malam Untuk Ibu Hamil Aman Atau Tidak?

Untuk kalian yang memiliki riwayat penyakit asam lambung atau GERD sebaiknya hindari jenis menakan di atas. Dan kalian bisa memilih beberapa jenis makanan di bawah ini yang aman untuk penderita GERD.

Makanan untuk Penderita Asam Lambung

Ada beberapa jenis makanan yang direkomendasikan untuk penderita asam lambung. Beberapa jenis makanan ini dapat membantu mengurangi gejala asam lambung yang diderita.

Berikut ini daftar makanan untuk pederita asam lambung yang direkomendasikan.

  1. Pisang. Dapat menetralisir asam lambung karena memiliki tingkat keasaman yang rendah dengan kada pH 4,5 sampai 5,2.
  2. Buah Non Citrus. Beberapa buah non citrus yang mengandung tingkat keasaman rendah seperti melon, apel, papaya, pir, dan lain-lain.
  3. Varian Oatmeal (roti gandum, beras whole grain). Kandungna serat yang tinggi dapat menyerap asam lambung yang berlebihan.
  4. Sayuran Hijau Rendah Asam. Sayuran seperti brokoli, kacang hijau, seledri, bayam, dan lain-lain.
  5. Jahe. Sifat anti radang alaminya bermanfaat untuk mengurangi gejala asam lambung.
  6. Putih Telur. Putih telur mengandung protein tinggi dan lemak rendah. Sangat cocok untuk mengurangi produksi asam lambung yang memicu refluks. Tetapi hindari mengkonsumsi kuning telurnya, karena kandungan lemaknya tinggi.
  7. Daging Tanpa Lemak. Dada ayam tanpa kulit dan daging merah tanpa lemak adalah pilihan terbaik untuk mengurangi produksi asam lambung.
  8. Lidah Buaya. Bahan alami yang dapat mengobati asam lambung.
Baca Juga :   Makanan Penyebab Jerawat Yang Harus Dikontrol

Dengan mengetahui apa saja penyebab asam lambung ktia dapat mengambil langkah tepat untuk mengobati asam lambung.

Mengobati asam lambung tidak hanya dengan menggunakan obat-obatan saja. Tetapi dari perilaku dan kebiasaan kita juga dapat mengatasi gejala asam lambung ketika menyerang. Semoga bermanfaat!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.